BERBICARA TENTANG SOSIOLOGI KOMUNIKASI

 

PENGERTIAN, RUANG LINGKUP, MANFAAT SOSIOLOGI KOMUNIKASI

 Oleh Syifa’ Yahyania Awim Tasya (04020520085)


      "Manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain, maka terjadilah komunikasi, dimana sebagai aktifitas pertukaran pesan agar apa yang disampaikan dapat terhubung dengan baik antara individu dengan lingkungan sosialnya, inilah yang menciptakan sebuah interaksi sosial."


PEMBAHASAN


A. PENGERTIAN SOSIOLOGI KOMUNIKASI

          Sosiologi adalah mempelajari hubungan antara manusia dengan kelompok. Sosiologi komunikasi diambil dari dua kata yaitu “Sosiologi“ dan “Komunikasi“. Sosiologi Komunikasi adalah ilmu yang mempelajari tentang ilmu komunikasi yang ditinjau dari segi sosial atau masyarakat.

Perlu adanya sosiologi komunikasi ini dibahas karena manusia adalah makhluk hidup yang sering berinteraksi satu sama lain dengan interaksi yang terjadi itulah dapat memberikan suatu pengaruh di kedepannya. Colin Cherry (1964) dalam buku Jalaludin Rakhmat mendefinisikan sosiologi komunikasi sebagai "Usaha untuk membuat satuan sosial dari individu dengan menggunakan bahasa atau tanda. Memiliki bersama serangkaian peraturan untuk berbagai kegiatan mencapai tujuan".

Sosiologi Komunikasi adalah suatu disiplin ilmu dari komunikasi yang membahas tentang masyarakat.[1] Kehidupan sosial yang terjadi dan berkesinambungan saling pengaruh mempengaruhi terhadap manusia yang menghasilkan sebuah komunikasi antara individu dan individu, individu dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok seperti yang dijelaskan oleh Soerjono Soekanto tentang kekhususan mempelajari sosiologi komunikasi dalam berinteraksi di lingkungannya.[2]

 

B. SEJARAH SOSIOLOGI KOMUNIKASI

            Adanya kajian sosiologi bermula pada pemikiran seorang tokoh yang memiliki dua jalur aliran yang membahas tentang paradigma fungsional dan paradigma konflik pada teori-teori komunikasi. Hal ini menjadikan topik yang sangat penting bagi para pakar sosiologi tentang interaksi sosial antar individu. Asal mula lahirnya perspektif sosiologi komunikasi dalam fungsional maupun konflik dalam sosiologi komunikasi merupakan pemikiran dari Karl Marx yang tidak lepas dari pemikiran Hegel. Dipelopori oleh Auguste Comte dengan teori ‘Social Dynamic’, ‘Kesadaran Kolektif’ oleh Durkheim dan ‘Interaksi Sosial’ oleh Karl Marx, juga teori ‘Tindakan Komunikatif’ dan ‘Teori Komunikasi; oleh Jurgen Habernas. 2 aliran yang melahirkan paradigma di Sosiologi Komunikasi yaitu 

  • Struktural-Fusngsional
  1. Auguste Comte
  2. Emile Durkheim 
  3. Talcot Parson 
  4. Robert K. Merton
  • Konflik-Kritis
  1. Karl Marx 
  2. Jurgen Habermas 
  3. John Dewey

C. KONSEP SOSIOLOGI KOMUNIKASI

Kehidupan dengan berinteraksi sosial yang menghasilkan suatu budaya dengan menggunakan teknologi telematika yang bertujuan untuk mengukur suatu masyarakat di dalam lingkup kehidupannya. Menurut Burhan Bungin terdapat beberapa konsep yang terjadi di sosiologi komunikasi[3] yang berhubungan dengan ruang lingkup yakni:

a.     Sosiologi

Sosiologi terdiri dari dua kata yaitu ‘sosio’ berasal dari bahasa latin socius yang berrati teman, kawan, atau masyarakat. ‘Logi’ berasal dari bahasa Yunani logos yang berarti ilmu pengetahuan.[4] Jadi, sosiologi adalah ilmu yang membahas hubungan individu maupun kelompok yang dititiberatkan individu manusia sebagai makhluk sosial itu sendiri yang berinteraksi dengan segala aktivitasnya yang menyebabkan adanya perubahan sosial.

b.     Community  

   Kumpulan manusia yang hidup bersama dalam waktu yang cukup lama dengan segala  aktivitasnya yang terikat dengan norma berlaku pada suatu kelompok dalam suatu wilayah yang biasa disebut masyarakat. Selo Soemardjan (Soekanto,24:2003) menyatakan masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama, yang menghasilkan kebudayaan. 

c.     Communication (Komunikasi)

Komunikasi sebagai interaksi yang terjadi dalam menerima dan menyampaikan informasi. Komunikasi terjadi jika terdapat beberapa unsur pendukung yakni :

1.   Komunikator               :  Individu atau kelompok lain yang menyampaikan informasi

2.   Pesan                           : Isi informasi yang diberikan oleh komunikator

3.   Media                      : Penghubung bagi komunikator dan komunikan dalam terjadinya interaksi

4.   Komunikan                  : Penerima informasi dari komunikator

5.   Efek                     : Pengaruh sebagai feedback yang diberikan ketika informasi itu diberikan dan interaksi terjadi ketika informasi itu dapat tersampaikan dengan baik.

d.     Teknologi Telematika

Media teknologi yang dapat memproses atau memberikan hingga mengirim informasi secara elektronis yang merupakan alat komunikasi dapat berupa online, cetak, maupun secara langsung (face-to-face) dengan terdapat bahasa sebagai penyelaras informasi agar sampai ke receiver dengan baik.

      Sosiologi mempelajari interaksi sosial yang harus didahului kontak dan komunikasi dengan pendekatan untuk mencapaip tujuan-tujuan kelompok.[5]

 

D. RUANG LINGKUP SOSIOLOGI KOMUNIKASI

         Objek pada sosiologi komunikasi berbeda dengan sosiologi pada umumnya. Yakni, pada individu, kelompok, masyarakat, dunia dan segala yang menekankan pada aspek aktivitas manusia sebagai makhluk sosial yang melakukan aktivitas sosiologis yaitu proses sosial dan komunikasi dalam kehidupan manusia bersama orang lain. Karena interaksi memberikan informasi dan menerima informasi inilah yang membedakan keduanya.

a.     Telematika dan Realitas

Interaksi yang terjadi dengan menggunakan teknologi dan media massa sebagai perkembangan objek dan efek di masyarakat yang disebut dunia maya.

b.     Efek Media

Informasi yang diberikan dapat memberikan pengaruh pada masyarakat sebagai interaksi sosialnya. Terjadinya pertumbuhan pada kehidupan masyarakat yang bersifat modern.

c.     Norma Sosial Baru

Merupakan efek dari berkembangnya teknologi yang secara tidak langsung akan membuat norma atau kebiasaan yang baru kehidupan manusia. Tidak hanya masyarakat saja namun pemerintah juga pasti mengikuti perkembangan ini.

d.     Cyber Community

Munculnya norma baru secara otomatis setiap individunya membuka peluang untuk membuat sebuah kelompok baru yang berlandaskan teknologi yang sedang berkembang. Contohnya kegiatan jual beli yang dilakukan secara online melalui platform yang dibuat oleh suatu komunitas dan dihantarkan oleh seorang kurir yang juga terdapat kelompoknya sendiri. Dimana manusia tidak perlu repot untuk keluar rumah namun berinteraksi melalui teknologi.[6]

e.     Perubahan Sosial dan Komunikasi

Semakin berkembangnya teknologi yang terjadi perubahan di masyarakat akan terjadi begitu saja karena mengikuti zamannya. Seperti adanya media platform facebook, sebagai media pertemanan online dan whatsapp yang sering digunakan sekarang sebagai media chatting yang juga sekarang dilengkapi fitur video call walaupun tidak bertemu namun bisa bertatapan secara online, dan aplikasi lainnya sebagai media komunikasi untuk bertukar informasi atau biasa disebut media sosial.

f.      Hukum Bisnis Media

Teknologi yang menjadi kehidupan di masyarakat inilah yang menjadikan adanya hukum di bidang ini. Sebagai perlindungan agar tidak ada terjadinya penyelewengan seperti tindak kejahatan atau kriminalitas dalam menggunakan fasilitas kecanggihan ini.


E. MANFAAT SOSIOLOGI KOMUNIKASI

         Adanya sosiologi komunikasi ini dapat berpengaruh apa bagi manusia kedepannya. Bagiamana dengan manusia sendiri menghadapi era-teknologi yang selalu berkembang dengan menciptakan kepekaan pada dirinya dengan memahami dampak-dampaknya yang ditimbulkan. Untuk memperoleh pengetahuan yang sistematis mengenai masyarakat manusia pada umumnya.[7] Orang yang mempelajari sosiologi komunikasi akan mengerti dan paham sehingga tidak mengikuti arus yang buruk ketika terjadi perubahan sosial atau disebut juga revolusi sosial. Sehingga, perlu mempelajari sosiologi komunikasi untuk menyelaraskan diri dalam kehidupan bersosial dengan masyakarat dan bertetangga. Dengan kata lain, kita akan dapat mengendalikan globalisasi juga modernisasi yang memberikan dampak pada sosial.



DAFTAR PUSTAKA

[1] Syukriadi; Sambas, Sosiologi Komunikasi (Pustaka Setia, 2015), Bandung.

[2] Burhan Bungin, Sosiologi komunikasi: teori, paradigma dan diskursus teknologi komunikasi di masyarakat (Prenada Media Group, 2006).

[3] Rani Wahyu Permata, ‘EKSISTENSI JAMU TRADISIONAL DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI KOMUNIKASI (Studi Fenomenologi Eksistensi Jamu Tradisional Di Dusun Sukoharjo, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta Periode April-Juli 2017)’ 

[4] Mustain Mashud, ‘Konsep Dan Ruang Lingkup Sosiologi Komunikasi’.

[5] Jalaluddin Rakhmat, Psikologi komunikasi (Remaja Rosdakarya, 1999).

[6] Mahyuddin M.A, Sosiologi Komunikasi: (Dinamika Relasi Sosial di dalam Era Virtualitas) (Penerbit Shofia, 2019).

[7] Onong Uchjana Effendy, Ilmu Komunikasi Teori Dan Praktek (Remaja Rosdakarya, 1990).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perilaku - Perilaku Kolektif

Teori - Teori Komunikasi Temporer

INDUSTRI BISNIS MEDIA MASSA “JAWA POS” DALAM MENGHADAPI ERA DIGITAL