PERUBAHAN KEBUDAYAAN
PERUBAHAN KEBUDAYAAN
PERUBAHAN KEBUDAYAAN
“Cultural Change”
Oleh: Syifa’ Yahayania Awim Tasya
(0402020085)
Perubahan sosial dan perubahan budaya merupakan konsep yang saling
berkaitan walaupun memiliki perbedaan. Perubahan sosial mencakup perubahan
dalam segi struktur dan hubungan sosial seperti perubahan dalam distribusi
kelompok usia, tingkat Pendidikan, hubungan sosial anatar etnis di suatu
wilayah. Sedangkan, Perubahan budaya mencakup perubahan dalam segi budaya di
masyarakat contohnya seperti penemuan teknologi, seni tari tradisional yang
disisipi dengan tarian modern.
Pengertian
Manusia merupakan makhluk sosial
dimana juga akan membentuk budaya. Jadi, manusia dan budaya merupakan satu
kesatuan yang sangat erat hubungannya. Tidak akan ada kebudayaan jika tidak ada
manusia. Kebudayaan adalah suatu yang kompleks yang mencakup pengetahuan,
kepercayaan, kesenian, moral, hukum adat istiadat, dan setiap kemampuan serta
kebiasaan manusia sebagai masyarakat, perubahan-perubahan kebudayaan merupakan
setiap perubahan dari unsur-unsur tersebut.
Kebudayaan ini akan diturunkan
kepada manusia lain selanjutnya. Dengan begitu pasti akan ada saatnya perubahan
itu terjadi, dimana perubahan masyarakat juga diikuti dengan perubahan
kebudayaan. Perkembangan-perkembangan yang terjadi pada setiap unsurnya akan
mempengaruhi perkembangan berikutnya. Perubahan budaya sendiri biasanya dapat
berlangsung dengan sangat cepat ataupun lambat dan umumnya sangat tidak bisa
disadari oleh masyarakat dalam sebuah negara. Karena hanya beberapa orang yang
mengetahuinya ketika orang tersebut mulai membandingkan kehidupan sosial di
masa lalu dan masa saat ini. Perubahan budaya dalam kehidupan masyarakat
biasanya dapat terjadi masyarakat itu sendiri menginginkan sebuah perubahan.
Seiring dengan berkembangnya zaman
maka perubahan kebudayaan akan terus terjadi, hal ini dikarenakan perubahan
kebudayaan terjadi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Perubahan kebudayaan
adalah perubahan yang terjadi dikarenakan adanya ketidaksesuaian terhadap
unsur-unsur budaya dan fungsi yang ada pada kehidupan. Hal ini terjadi karena
masyarakat itu sendiri menginginkan perubahan.[1]
Perubahan kebudayaan merupakan cara
baru dalam upaya perbaikan terhadap kehidupan masyarakat. Perubahan kebudayaan
mencakup berbagai hal mulai dari kesenian, teknologi, ilmu pengetahuan, bahkan
sistem kemasyarakatan. Para ahli mengemukakan pendapat mengenai pengertian
perubahan kebudayaan. Berikut ini pengertian perubahaan kebudayaan menurut para
ahli.
1.
Samuel
Koenig
Mengemukakan pendapat bahwa perubahan kebudayaan yaitu suatu cara
untuk memodifikasi hal yang ada pada pola-pola kehidupan manusia. Adapun terjadinya sebuah modifikasi disebabkan
karena faktor internal maupun eksternal.
2.
Selo
Soemardjan
Perubahan kebudayaan adalah semua perubahan
yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan yang dapat mempengaruhi suatu sistem
sosial, baik itu sikap, nilai-nilai, maupun pola perilaku seseorang yang ada
diantara kelompok dalam masyarakat.
3.
John
Lewin Gillin dan John Philip Gillin
Sebuah cara hidup yang bervariasi yang terjadi karena disebabkan
oleh perubahan kondisi geografis termasuk ideologi , komposisi penduduk.
Faktor Pengaruh Perubahan Budaya
Terjadinya perubahaan kebudayaan tentunya disebabkan karena ada faktor yang mendorong terjadinya perubahan tersebut. Faktor yang mempengaruhi perubahan kebudayaan meliputi faktor internal dan juga eksternal. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai faktor internal dan juga faktor eksternal terjadinya perubahan kebudayaan.
Faktor internal terjadinya perubahan
kebudayaan yaitu sebagai berikut:
1.
Terjadinya perubahan demografis. Perubahan itu mencakup
perubahan ukuranm struktur, dan juga distribusi penduduk. Contoh dari perubahan
demografis yaitu kelahiran, kematian, dan juga migrasi. Adapula kondisi-kondisi
lain yang terdapat dalam masyarakat yang bersangkutan, seperti karakter
masyarakat, sistem sosial, struktur sosial, dan lain sebagainya.
2.
Adanya penemuan baru baik itu ide ataupun alat, atau
dapat juga menyempurnakan penemuan baru tersebut dan memperbaharui ataupun
mengganti yang ada dan dapat diterima oleh masyarakat luas.
3.
Adanya konflik sosial di dalam masyarakat. Dengan adanya
konflik sosial maka dapat merubah suatu kepribadian orang yang ada pada bagian
masyarakat tersebut. Contohnya seseorang yang tiba-tiba menjadi
pendiam, tidak mau bersosialisasi dengan orang lain.
4.
Adanya pemberontakan menjadi salah satu faktor
penyebab terjadinya perubahan kebudayaan pada struktur pemerintahan dimana
terdapat individu-individu yang menyimpang dari sistem nilai budaya yang ada.
5. Adanya saluran-saluran perubahan. Dimana
menghendaki terjadinya perubahan kebudayaan atau bisa dikenal dengan Agent of
Change. Saluran-saluran kebudayaan yang dimaksud di antaranya adalah lembaga
sosial, lembaga politik, lembaga keagamaan, lembaga pendidikan, dan sebagainya.
Faktor eksternal terjadinya perubahan kebudayaan yaitu sebagai
berikut:
1. Terjadinya peperangan. Dengan adanya tindakan
maka akan terjadi perubahan unsur-unsur budaya pada suatu negara baik dalam
unsur ekonomi, sistem pengetahuan, teknologi, bahasa, kesenian ataupun sistem
kemasyarakatan.
2.
Adanya pengaruh budaya lain. Pengaruh ini
biasanya lebih mudah terjadi pada masyarakat yang terbuka, karena dapat lebih
mudah menerima adanya hubungan-hubungan unsur budaya lain. Seperti adanya
hubungan antara dua bangsa yang dapat saling mempengaruhi seperti terjadinya
akulturasi, difusi (penyebaran kebudayaan). Juga proses bertemunya antar budaya
yang menghasilkan suatu budaya baru akan tetapi tidak melihat budaya lama
(Asimilasi).
3.
Perubahan alam, yang dimaksud dari hal ini
ialah perubahan lingkungan fisik yang disebabkan karena bencana alam misalkan
gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, dll. Dengan terjadinya suatu bencana alam
maka akna terjadi banyak perubahan pada kehidupan seperti perpindahan tempat
tinggal maka mau tidak mau mereka harus saling menyesuaikan hal tersebut memicu
terjadinya perubahan kebudayaan.
Faktor Penghambat Perubahan Budaya
Selain ada pendorong bagi perubahan
budaya juga terdapat penghambat bagi perubahannya yang disebutkan sebagai
berikut.
1.
Adanya perasaan puas terhadap struktur budaya
yang ada
2.
Adanya perasaan takut akan timbulnya
goncangan-goncangan dalam masyarakat
3.
Kurang mengadakan hubungan dengan masyarakat lain yang
berbeda budayanya
4.
Adanya hambatan bahasa dan geografis dalam berinteraksi
dengan masyarakat lain
5.
Kurangnya pengetahuan, wawasan, dan perkembangan
pendidikan yang lamban
6.
Beralasan terhadap ideologi dan agama
Bentuk Perubahan Kebudayaan
Budaya memiliki
unsur-unsur universal. Tentunya dengan adanya perubahan kebudayaan akan membuat
perubahan pada unsur-unsur tersebut. Berikut ini contoh perubahan yang terjadi
pada 7 unsur kebudayaan yaitu sebagai berikut.
1)
Religi
(Sistem Kepercayaan)
Sistem
kepercayaan ialah sistem keyakinan ataupun gagasan tentang Tuhan. Beberapa ahli
mengemukakan pendapatnya bahwa sistem kepercayaanpun mengalami evolusi.
Contohnya yaitu pada awalnya terdpaat keyakinan terhadap roh-roh atau animisme,
namun dengan adanya evolusi maka muncullah keyakinan akan adanya banyak dewa
atau politeisme. Dan pada evolusi terakhir muncul suatu keyakinan bahwa adanya
satu tuhan atau monoteisme. Contohya menganut agama Islam dan menganut agama
Kristen.
2)
Sistem
Pengetahuan
Suatu
masyarakat tidak akan bisa hidup tanpa adanya pengetahuan. Pada setiap
kebudayaan akan terdapat suatu pengetahuan baik itu tentang alam, zat-zat,
benda, ataupun yang lainnya. Contoh perubahan kebudayaan pada unsur sistem
pengetahuan yaitu adanya kepercayaan manusia zaman dahulu bahwa bumi itu datar.
Namun dengan adanya evolusi maka dilakukan berbagai pengamatan dan juga
penelitian yang pada akhirnya seorang nelayan berpikiran bahwa bumi itu bulat.
Seiring berkembangnya zaman muncul ilmu astronomi yang bisa pergi ke luar
angkasa, sehingga manusia mulai yakin bahwa bumi berbentuk bulat.
3)
Sistem
Kemasyarakatan
Sistem kemasyarakatan ini merupakah salah satu unsur yang akan selalu
berubah. Di dalam kehidupan masyarakat, setiap individu akan mengatur dirinya
megikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu sistem kemasyarakatan akan sering
mengalami perubahan kebudayaan.
4)
Bahasa
Bahasa sama halnya seperti sistem kemasyarakatan yang akan selalu mengikuti
perkembangan perubahan. Adanya perubahan dalam unsur bahasa sangat terlihat
jelas. Contohnya yaitu pada masa prasejarah, manusia dapat menceritakan hal
yang dialaminya hanya melalui lisan sedangkan pada masa sejarah manusia sudah
mengenal tulisan sehingga dapat dilihat dari prasasti yang dimana pada prasasti
itu termuat tulisan-tulisan.
5)
Kesenian
Hal yang mencakup kesenian yaitu seni msuik, seni rupa ataupun seni tari. Dengan berkembang zaman fungsi seni pun dapat berubah, jika zaman dahulu seni hanya digunakan untuk mengekspresikan diri ataupun untuk kegiatan spritual saat ini seni lebih banyak digunakan untuk tujuan politik ataupun untuk perdagangan.
Dampak Perubahan Budaya
a.
Cara berkomunikasi
Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi mengubah cara kita dalam
berkomunikasi. Pada jaman dulu komunikasi dilakukan dengan surat-menyurat,
tetapi saat ini dilakuan dengan SMS atau surel. Melakukan komunikasi menggunakan
yang namanya telegram dan telegraf, akan tetapi saat ini perannya digantikan
dengan telepon, handphone, dan jejaring sosial. Ini membuktikan bahwa
perkembangan teknologi dapat menyebabkan perubahan budaya di masyarakat.
b.
Cara berpakaian
Dulu, orang-orang bangga mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing.
Tetapi, saat ini rasanya hal itu sangat sulit dijumpai kecuali kalau ada
acara-acara adat. Cara berpakaian dipengaruhi dari informasi-informasi yang
didapatkan dari berbagai media seperti Tv dan Internet. Saat ini, cara
berpakaian sebagian masyarakat banyak dipengaruhi oleh budaya barat.
c.
Gaya hidup
Sebagian masyarakat menerapkan gaya hidup yang baik di dalam kehidupannya
seperti menjadi vegetarian, workaholic, dan lainnya. Tetapi ada juga sebagian
besar juga dapat membuat masyarakat yang terjerumus kedalam gaya hidup yang
tidak baik yang tentu tidak sesuai dengan kepribadian bangsa seperti narkoba
dan pergaulan bebas.
d.
Emansipasi wanita
Salah satu bentuk perubahan budaya budaya yang terjadi di masyarakat adalah
emansipasi wanita, artinya wanita memiliki derajat yang sama dengan pria. Dulu
kita jarang sekali melihat wanita yang menjadi seorang pimpinan, bahkan ada
kalimat orang tua yang menyatakan bahwa kehidupan wanita adalah disekitar dapur,
sumur, dan kasur. Saat ini tentu berbeda, banyak wanita yang menjabat peran
penting di negeri ini seperti anggota parlemen, pimpinan perusahaan, dll.
e.
Masyarakat semakin kritis
Perkembangan informasi dan komunikasi membuat akses terhadap informasi semakin
mudah. Informasi tersebut bisa didapatkan dari berbagai media komunikasi,
seperti koran, televisi, internet, dll. Hal tersebut membuat masyarakat kita
semakin cerdas dan kritis, contohnya adalah masyarakat selalu mengomentari
kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk negeri ini, terlebih jika
kebijakan tersebut tidak populis dimata rakyat. Tidak hanya itu saja, dengan
adanya teknologi canggih seperti media sosial masyarakat juga diharapkan
menggunakan dengan bijak dan kritis dalam memberikan dan memperoleh informais
agar tidak termakan oleh berita yang palsu.
f.
Tergerusnya kebudayaan
Tidak sedikit
budaya barat yang masuk ke negara lain, contohnya adalah perayaan hati
valentine dan halloween. Meskipun kedua budaya tersebut bukan budaya asli
lokal, akan tetapi tidak sedikit masyarakat lokal yang melestarikan budaya
tersebut. Banyak masyarakat yang menyatakan bahwa budaya asing jauh lebih
menarik ketimbang budaya kita sendiri, hal ini yang menyebabkan ketertarikan
kepada budaya lokal semakin menurun.
g.
Penggunaan bahasa daerah semakin jarang
Penggunaan bahasa daerah kini sudah semakin jarang dilakukan oleh masyarakat. Kita tahu bersama, ada banyak bahasa daerah di penjuru dunia ini. Akan tetapi saat ini banyak masyarakat lokal yang cenderung menggunakan bahasa nasional. Hal ini bukan tanpa alasan, karena bahasa nasional lebih dimengerti oleh semua orang sedangkan bahasa daerah hanya dimengerti oleh masyarakat daerah tertentu saja. Bahasa internasional juga merebak karena masuknya teknologi dalam masyarakat, namun tetap saja Kembali kepada Bahasa nasional jika tidak ada / kata yang sulit untuk dimengerti saat berkomunikasi.
DAFTAR PUSTAKA
[1]
Jacob Ajawaila, ‘Orang Ambon Dan
Perubahan Kebudayaan’, Antropologi Indonesia, 2014
<https://doi.org/10.7454/ai.v0i61.3380>.
https://www.kompasiana.com/apridhanarga/5510e83aa333110237ba90ae/teori-perubahan-kebudayaan
https://materiips.com/pengertian-perubahan-kebudayaan
https://www.materisma.com/2015/04/teori-dan-mekanisme-perubahan-kebudayaan.html
PENGHAMBAT DAN PENDORONG KEBUDAYAAN
| Dinar Dwi Cahya (dinardc.blogspot.com)
Komentar
Posting Komentar